Tren

Sale 7.7 mendorong volume, sementara pajak marketplace mulai dipungut otomatis

Pekan 27 (29 Juni – 5 Juli 2026) — Pekan puncak mid-year sale, permintaan earth tone dan oversize tetap kuat. Tapi mulai 1 Juli marketplace resmi jadi pemungut PPh, jadi margin per kanal harus segera dihitung ulang.

Pekan ini dua hal yang sudah lama digariskan akhirnya mendarat di hari yang sama: puncak belanja mid-year dan mulainya pemungutan pajak otomatis lewat marketplace.

Di sisi permintaan, minggu berjalan seperti yang diharapkan. Celana wanita longgar, kaos oversize, dan hijab instan kembali menjadi tiga kelompok yang paling stabil, dan sale 7.7 dari Shopee serta kampanye Guncang 7.7 dari Tokopedia mengerek volume transaksi. Permintaan mudah dibaca dan mudah dipenuhi.

Tapi di sisi biaya, satu lapisan baru baru saja aktif. Mulai 1 Juli, marketplace besar ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22, efektif penuh di Agustus. Ini bukan pajak baru, melainkan pemungutan otomatis yang sebelumnya menjadi tanggung jawab seller sendiri. Digabung dengan fee yang sudah tinggi sejak awal tahun dan polyester yang bertahan di level baru, pekan ini menandai titik di mana membaca angka penjualan kotor sebagai indikator sukses menjadi berbahaya.

Catatan soal angka

Rangkuman ini disusun dari pemantauan harian internal Revota sepanjang pekan — listing Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, harga di Cigondewah dan Tanah Abang, serta kabar regulasi. Angka di bawah adalah estimasi pantauan internal, bukan data statistik resmi dan bukan hasil survei bermetodologi. Perlakukan sebagai indikator arah; untuk keputusan yang menyangkut komitmen pembelian, konfirmasi ke pemasok Anda sendiri karena harga bervariasi antar-sentra dan antar-spesifikasi.

Item dan warna tren minggu ini

Tiga kelompok yang paling konsisten sepanjang pekan:

  • Celana wanita longgar — kulot, high-waist, cargo loose, pantalona, dan baggy/cutbray jeans. Ini kelompok dengan volume tertinggi, didorong live commerce. JINISO Jeans dan Grosir Klamby menjadi acuan harga dan siluet.
  • Kaos oversize dan hoodie streetwear — cotton combed 24s/30s, graphic tee distro, fleece hoodie. Erigo, Bloods, Screamous, House of Smith, dan Mayoutfit muncul berulang sebagai rujukan.
  • Hijab instan/pashmina dan set modest — gamis modern dan sarimbit, momentum pasca-Ramadan yang masih bertahan.

Di belakang tiga itu, cutbray slim stretch dan set wanita (crop top, koordinasi set) ikut naik. Skena jalanan tetap didominasi oversize + cargo/baggy + sneakers retro/trail (pengaruh gorpcore), dengan layering renda sebagai detail Gen Z.

Palet masih dipimpin earth tone — beige, olive, mocha, terracotta, soft brown, khaki. Yang baru pekan ini, butter yellow dan broken white mulai muncul sebagai aksen di atas basis netral itu, kadang ditemani aksen Y2K/retro.

Bahan baku dan supply

Polyester dan turunannya bertahan di level yang sudah berjalan sejak April — di pantauan kami sekitar 40% lebih tinggi, menyusul paraxylene global di kisaran US$1.300/ton. Yang berbeda dari April: kenaikan ini bukan lagi guncangan satu minggu, melainkan baseline operasional yang ikut merembet ke katun, rayon, dan fleece secara bertahap.

Katun dan denim di Cigondewah dan Tanah Abang relatif stabil pada level yang tinggi — denim dasar di kisaran Rp26.000–Rp37.000/meter, stretch denim di atas Rp100.000/meter, dan katun stretch lokal tetap menjadi opsi yang lebih competitif daripada bahan impor. Konveksi Bandung dan Solo berjalan normal dengan kapasitas yang cukup, meski perlu diwaspadai kemacetan pada benang impor. Arahnya sama dengan pekan-pekan sebelumnya: pesan bahan lokal sekarang sebelum efek kenaikan merembet penuh ke harga jual (potensial sekitar 10% di ritel).

Marketplace dan regulasi

Ini perubahan paling menentukan pekan ini.

  • Pemungutan PPh Pasal 22 via marketplace mulai 1 Juli (efektif penuh Agustus) untuk Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli — 0,5% dari omzet bruto, berlaku bagi seller di atas ambang omzet tertentu. Otomatis, bukan pajak baru.
  • Permendag 19/2026 berlaku — NIB wajib untuk seller, platform harus memblokir seller tanpa izin dalam masa transisi 6–18 bulan, prioritas produk lokal di ranking, dan kewajiban asesmen keselamatan anak untuk platform besar.
  • TikTok Shop merilis Live Auction dan terus menguatkan algoritma yang mengutamakan produk domestik.
  • Sebagai buffer, pemerintah menunda kenaikan biaya layanan seller UMKM lewat integrasi SAPA UMKM, dengan potongan biaya hingga 50% bagi UMKM terdaftar.

Di sisi kampanye, Shopee 7.7 Mid Year Sale dan Tokopedia Guncang 7.7 (1–7 Juli) menjadi pendorong volume utama, menggantikan Super Fashion Day akhir Juni.

Pasar offline

Pusat distro Bandung (Trunojoyo dan Riau) serta Malioboro dan ITC Mangga Dua tetap ramai di akhir pekan, sebagian besar untuk replenishment pasca-promo. Pop-up dan bazar distro berjalan, dan ada momentum kolaborasi lokal seperti Persib x Weekend Offender. Pola O2O tetap sama: brand yang stok online-offline-nya tersinkron paling diuntungkan oleh click & collect, dan jam ramai konsisten di sore hingga malam akhir pekan.

Dibanding minggu lalu

Pekan lalu pajak e-commerce masih berupa pengumuman — “mulai Juli”. Pekan ini sudah aktif: 1 Juli menjadi titik mulai pemungutan, dengan efektivitas penuh di Agustus. Dari rencana menjadi kenyataan operasional.

Pendorong volume juga bergeser. Pekan lalu ditutup oleh Shopee Super Fashion Day 30 Juni; pekan ini beralih ke sale 7.7 lintas platform sebagai mesin transaksi. Satu hal baru yang tidak ada pekan lalu: potongan biaya layanan hingga 50% lewat SAPA UMKM, yang memberi ruang napas bagi seller kecil di tengah tekanan biaya.

Di sisi produk, butter yellow dan broken white muncul sebagai aksen yang lebih jelas, dan celana cutbray serta pantalona naik lebih tegas dibanding barrel pants pekan lalu. Polyester, yang pekan lalu masih disebut sebagai tekanan, kini hanya disebut sebagai kondisi yang berjalan — sudah jadi bagian dari biaya, bukan lagi kejutan.

Aksi cepat untuk klien

Tiga langkah yang paling layak dieksekusi minggu depan:

  1. Hitung ulang margin per kanal dengan asumsi PPh 0,5% di atas fee yang sudah ada. Harga jual yang masih memakai struktur biaya kuartal pertama kemungkinan tidak menguntungkan lagi bagi seller di atas ambang omzet.
  2. Restock earth tone oversize dan celana kulot/cargo/cutbray sekarang untuk memanfaatkan momentum 7.7 dan replenishment setelahnya, dengan bahan lokal (katun combed dan stretch) untuk menjaga margin.
  3. Siapkan legalitas dan bundling. Pastikan NIB dan dokumentasi siap sebelum tenggat blokir Permendag 19/2026, dan rakit set modest/street untuk live selling agar nilai transaksi per sesi naik.

Satu hal yang perlu diperhatikan

Pekan ini menyatukan dua hal yang jarang beriringan: momen permintaan tertinggi sekaligus mulainya lapisan biaya baru yang otomatis. Brand yang paling diuntungkan bukan yang menjual paling banyak, melainkan yang sistemnya sudah memisahkan omzet kotor dari laba bersih per kanal — setelah PPh, fee, dan gagal kirim dipotong.

Yang masih membaca angka GMV sebagai tanda “pekan yang baik” baru akan merasakan tekanannya berminggu-minggu kemudian, saat saldo bank tidak cocok dengan laporan penjualan. Pada titik puncak seperti ini, jarak antara penjualan dan untung menjadi paling lebar — dan paling mudah disembunyikan oleh angka transaksi yang ramai.