Pekan pembuka: earth tone dan oversize berkuasa, biaya mulai menekan di akhir minggu
Pekan 15 (6–12 April 2026) — Pekan pertama pemantauan. Siluet oversize dan palet earth tone mendominasi pasca-Lebaran, sementara kenaikan fee marketplace dan lonjakan polyester di akhir minggu mulai menekan margin.
Pekan ini membuka periode pemantauan dengan satu kombinasi yang akan berulang: permintaan yang mudah dibaca, dan biaya yang mulai bergerak dari arah yang berbeda.
Di sisi produk, tren sangat jelas dan nyirna kontradiksi. Sepekan penuh pasca-Lebaran, dua hal muncul setiap hari tanpa jeda: siluet oversize yang terstruktur (bukan baggy, melainkan longgar tapi rapi) dan palet earth tone — sage green, olive, terracotta, beige, misty grey, taupe, mocca. Hijab street dan modest fashion mengisi porsi terbesar volume, dengan Kenan Hijab dan daster syari yang viral menjadi contoh paling kasat mata. Erigo, Mayoutfit, Bloods, Screamous, dan This Is April muncul berulang sebagai acuan yang diikuti pembeli.
Tapi di sisi biaya, minggu ini menandai titik balik. Fee marketplace yang naik sejak awal tahun sudah mengurat, dan di akhir pekan polyester bergerak naik tajam menyusul harga paraxylene global. Dua tekanan dari arah berbeda, di pekan yang sama.
Catatan soal angka
Rangkuman ini disusun dari pemantauan harian internal Revota sepanjang pekan — listing marketplace, harga di sentra grosir Cigondewah dan Tanah Abang, dan kabar regulasi. Angka di bawah adalah estimasi pantauan internal, bukan data statistik resmi. Perlakukan sebagai indikator arah; untuk komitmen pembelian, konfirmasi ke pemasok Anda sendiri karena harga bervariasi antar-sentra dan antar-spesifikasi.
Item dan warna tren minggu ini
Lima kelompok item yang paling konsisten muncul di listing terlaris Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop sepanjang pekan:
- Hijab dan modest wear — bergo plisket, pashmina, dan daster syari. Volume tertinggi, didorong live shopping.
- Kaos oversize dan kaos distro — cotton combed, motif minimal, harga massal. Erigo menjadi acuan harga dan siluet.
- Celana wide-leg, kulot, dan cargo — siluet longgar, earth tone.
- Hoodie dan crewneck cotton fleece — repeat order tinggi untuk distro.
- Denim brut dan cardigan rajut — naik menjelang akhir pekan.
Palet earth tone dominan sepanjang pekan, kadang ditemani pastel lembut (baby blue, blush pink) dan aksen candy/electric yang baru mulai muncul sebagai pilihan statement. Siluet inti: longgar, berlapis, dan “santai tapi terstruktur”.
Bahan baku dan supply
Pekan ini terbelah dua. Di awal, bahan pokok bersahabat: cotton combed stabil bahkan turun (Weva-Tex tercatat di kisaran Rp102.000/roll di beberapa pabrik Bandung), CVC longgar, fleece cotton di Rp115.000–Rp270.000/kg, PE fleece sekitar Rp65.000, dan rayon motif Rp15.500/yard. Konveksi Bandung dan Solo berjalan normal, kapasitas masih longgar pasca-Ramadan.
Lalu di akhir pekan polyester naik tajam — di pantauan kami hingga sekitar 40% menyusul harga paraxylene global yang terdongkrak harga minyak dan ketegangan geopolitik. Karena polyester menjadi dasar banyak campuran, kenaikannya berpotensi merembet ke katun, rayon, dan denim, meski tidak setajam itu. Satu lapisan lain: BMTP impor kain kapas tenunan (PMK 98/2025) Rp3.000–3.300/meter sudah berlaku sejak Januari, yang membuat kain impor jadi tidak menarik dan menggeser permintaan ke bahan lokal.
Arahnya jelas: window harga murah ada di awal pekan, dan sedang menutup.
Marketplace dan regulasi
Ini penekan margin utama pekan ini, dan kemungkinan besar akan terus ada.
- Shopee menaikkan biaya admin kategori fashion hingga 10–11,7% sejak Januari.
- TikTok Shop by Tokopedia menyesuaikan komisi Februari (efektif sekitar 6,97–8%, lebih rendah untuk sesi LIVE), dan kini menanggung sebagian biaya gagal kirim hingga Rp5.000 per pengiriman. Ada sinyal pengurangan subsidi ongkir mulai Mei.
- Marketplace dipersiapkan menjadi pemungut PPh merchant mulai Q2 2026.
- Di sisi peluang: AS memberikan bea masuk 0% TRQ untuk tekstil Indonesia, dan PPh 21 dibebaskan untuk industri tekstil-sepatu.
Pasar offline
Pop-up dan bazar jadi mesin discovery pekan ini. Bandung (Trademark Market dan POP Market di Jl. Sultan Agung, Notbadclub di Trunojoyo), Cilandak Town Square, Menara Fest Jogja, Zsiga Pop-up Surabaya, dan Fashion Playground PIM Jakarta menarik pengunjung ratusan per hari. Polanya konsisten: weekend dan jam 15.00–21.00 paling ramai, dan brand yang stok online-offline-nya tersinkron paling diuntungkan oleh click & collect.
Aksi cepat untuk klien
Tiga langkah yang paling layak dieksekusi minggu depan:
- Produksi dan restock earth tone sekarang. Oversize tee, hoodie cotton fleece, kulot, dan hijab earth tone punya permintaan konsisten sepekan penuh — dasar yang cukup untuk keputusan restock, bukan sekadar euforia satu hari.
- Kunci harga bahan pokok 2–4 minggu ke depan, terutama yang polyester-based, sebelum kenaikan akhir pekan merembet lebih jauh. Gunakan CVC atau bahan lokal sebagai alternatif cost-effective dan sekaligus menghindari BMTP.
- Hitung ulang margin per kanal. Dengan fee Shopee di 10%+, komisi TikTok Shop, dan biaya gagal kirim baru, harga jual yang masih memakai asumsi akhir tahun lalu kemungkinan sudah tidak menguntungkan.
Satu hal yang perlu diperhatikan
Biaya masukan bergerak naik tepat ketika tren permintaan berada di titik paling mudah dipenuhi. Itu kombinasi yang langka — biasanya salah satu sisi memberi kejutan. Kali ini keduanya ramai-ramai menekan margin dari satu sisi: biaya naik, sementara harga jual sulit dinaikkan karena pembeli semakin mengutamakan value.
Brand yang akan merasakan tekanan ini paling cepat adalah yang margin-nya masih dihitung di atas kertas dengan angka lama. Periksa harga pokok per batch, bukan rata-rata global — batch yang dibeli sebelum akhir pekan punya struktur biaya yang berbeda dari yang sesudahnya.