Pengetahuan

Penempatan barang di gudang: mengatur letak supaya jalan kaki berkurang

Sebagian besar waktu pengambilan barang habis untuk berjalan, bukan mengambil. Prinsip penamaan lokasi, penempatan berdasarkan pergerakan, dan kapan menata ulang layak dilakukan.

Kalau Anda mengikuti satu orang di gudang selama satu jam dan mencatat apa yang dia lakukan, hasilnya hampir selalu mengejutkan: sebagian besar waktunya bukan untuk mengambil barang. Waktunya habis untuk berjalan menuju barang, dan untuk mencari barang yang ternyata tidak ada di tempat yang diharapkan.

Ini kabar baik, karena keduanya bisa diperbaiki tanpa membeli apa pun.

Alamat lokasi lebih dulu

Sebelum bicara penempatan, gudang butuh satu hal yang sering belum ada: setiap tempat penyimpanan punya nama yang tetap dan unik.

Bukan "rak dekat pintu" atau "yang di atas". Nama yang tertulis, tercetak, dan dipakai di sistem.

Pola yang umum dan cukup: zona, lorong, rak, tingkat. Misalnya A-03-B-2. Yang penting bukan formatnya, melainkan sifat-sifat berikut:

Terbaca berurutan sesuai jalur berjalan. Kalau nomor lorong melompat-lompat atau arah penomorannya berganti di tengah, daftar pengambilan yang diurutkan berdasarkan lokasi tidak akan menghasilkan rute yang masuk akal.

Panjangnya tetap. A-03 dan A-3 yang dipakai bergantian akan menghancurkan pengurutan dan pencarian.

Terpasang secara fisik di tempatnya. Alamat yang hanya ada di sistem tidak membantu orang yang sedang berdiri di lorong.

Cukup halus untuk menghilangkan pencarian. Alamat setingkat "zona A" masih menyisakan pencarian; alamat setingkat tingkat rak biasanya tidak.

Tanpa alamat, semua yang dibahas selanjutnya tidak bisa dilakukan — karena tidak ada cara menyatakan barang seharusnya di mana.

Menempatkan berdasarkan pergerakan, bukan kategori

Naluri pertama adalah menyusun barang berdasarkan kemiripan: semua kaus di satu area, semua celana di area lain. Rapi dilihat, dan sering tidak efisien.

Prinsip yang lebih menghemat langkah: barang yang paling sering diambil ditempatkan paling dekat dengan titik keluar dan pada ketinggian yang paling mudah dijangkau.

Yang dimaksud "sering" di sini adalah frekuensi pengambilan, bukan jumlah unit dan bukan nilai. Artikel yang diambil lima puluh kali sehari dalam jumlah kecil lebih layak menempati posisi terbaik daripada artikel yang diambil sekali sebulan dalam jumlah besar — karena yang dihemat adalah perjalanan, dan jumlah perjalanan ditentukan oleh frekuensi.

Ketinggian punya nilainya sendiri. Zona setinggi pinggang sampai bahu adalah tempat yang paling cepat dan paling aman diambil. Barang yang butuh membungkuk atau memakai tangga memakan waktu berlipat, dan itu terjadi setiap kali.

Ini juga berarti penempatan terbaik berubah seiring waktu. Barang yang sedang laku bulan ini mungkin tidak laku enam bulan lagi, dan tata letak yang ditetapkan sekali lalu dibekukan akan makin lama makin jauh dari optimal.

Pengecualian yang mengalahkan aturan frekuensi

Beberapa pertimbangan lebih penting daripada penghematan langkah:

Barang yang sering dibeli bersama sebaiknya berdekatan. Kalau dua artikel hampir selalu muncul dalam pesanan yang sama, mendekatkannya menghilangkan satu perjalanan penuh — penghematan yang lebih besar dari sekadar memindahkan salah satunya lebih dekat ke pintu.

Barang mirip sebaiknya dipisahkan. Ini berlawanan dengan naluri menyusun rapi berdasarkan kategori. Dua artikel yang tampilannya nyaris identik dan disimpan bersebelahan akan tertukar, dan barang yang tertukar menghasilkan dua selisih sekaligus plus satu pelanggan yang menerima barang salah. Memberi jarak antara varian warna yang mirip adalah salah satu perbaikan termurah yang bisa dilakukan.

Barang berat di bawah. Keselamatan mengalahkan efisiensi, selalu.

Barang bernilai tinggi di area terbatas. Menerima jalan kaki yang lebih jauh sebagai imbalan atas akses yang lebih terkontrol.

Satu artikel di beberapa lokasi

Untuk stok yang lebih banyak dari muat di satu titik pengambilan, pemisahan yang umum: sejumlah kecil di lokasi yang mudah dijangkau untuk pengambilan sehari-hari, sisanya di penyimpanan atas atau area cadangan.

Ini menambah satu pekerjaan yang perlu dijadwalkan: mengisi ulang lokasi pengambilan dari cadangan, dilakukan sebelum kosong dan sebaiknya di luar jam sibuk. Lokasi pengambilan yang kosong menghentikan alur kerja secara total, karena orang yang sedang mengambil pesanan harus berhenti dan memanjat.

Yang perlu dijaga: sistem harus tahu jumlah per lokasi, bukan cuma total per artikel. Total yang benar dengan sebaran yang tidak diketahui tetap menghasilkan pencarian.

Menata ulang: kapan dan seberapa banyak

Penataan ulang total menghentikan operasi dan berisiko — selama transisi, tidak ada yang tahu barang di mana. Yang lebih aman hampir selalu adalah perubahan bertahap.

Cara yang praktis: tinjau berkala daftar artikel yang paling sering diambil, bandingkan dengan yang saat ini menempati posisi terbaik, dan pindahkan hanya selisih di puncak daftar. Memindahkan sepuluh artikel teratas biasanya menghasilkan sebagian besar penghematan yang tersedia; memindahkan seratus artikel berikutnya menghasilkan jauh lebih sedikit dengan gangguan yang jauh lebih besar.

Setiap pemindahan wajib disertai pembaruan alamat di sistem, dilakukan saat barang berpindah, bukan sesudahnya. Barang yang dipindah tanpa diperbarui adalah barang yang hilang — ia ada, tapi tidak ada yang bisa menemukannya kecuali orang yang memindahkannya, dan orang itu tidak selalu masuk kerja.

Yang menandakan tata letaknya bermasalah

  • Orang baru butuh waktu lama sebelum bisa bekerja tanpa bertanya
  • Pertanyaan "ini biasanya di mana ya" masih sering terdengar
  • Barang ditemukan di tempat yang bukan alamatnya, dan itu dianggap biasa
  • Pengambilan pesanan memaksa bolak-balik melewati lorong yang sama
  • Sebagian besar aktivitas terkonsentrasi di satu area sempit sementara area lain jarang disentuh

Poin pertama adalah ukuran yang paling jujur. Gudang yang tata letaknya benar bisa dijalankan oleh orang yang belum hafal isinya, karena informasinya ada di alamat dan di daftar, bukan di kepala orang-orang yang sudah lama bekerja di sana.

Pengetahuan yang hanya ada di kepala bekerja dengan sangat baik — sampai orang itu cuti.